WBP Perempuan Rutan Batang Belajar Buat Gantungan Kunci

Sebanyak delapan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) perempuan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Batang mengikuti pelatihan pembuatan kerajinan tangan, Senin (10/12). Bersama mahasiswa IAIN Pekalongan, mereka diajarkan membuat kerajinan berupa gantungan kunci.

Sebelum membuat karajinan gantungan kunci, para WBP terlebih dahulu diajarkan baca tulis Al Quran. Salah satu mahasiswa IAIN Pekalongan, Rumi Yulianti,merasa senang bisa berbagi ilmu dengan WBP.

“Saya sebagai mahasiswa sangat merasa senang karena bisa menularkan ilmu dan keterampilan saya kepada WBP perempuan di Rutan Batang,” ungkap Yulianti.

Salah satu WBP perempuan Rutan Batang, Fidia Andaria, menuturkan rasa senangnya mendapat pelatihan dari mahasiswa IAIN Pekalongan. “Saya sangat senang sekali. Selain diajari keterampilan, di sini saya bisa belajar baca Al Quran,” ungkapnya.

Sebelumnya, Rutan Batang telah menjalin kerja sama dengan telah ditandatanginya MoU dengan IAIN Pekalongan pada Bulan September lalu. Dengan adanya MoU ini, civitas akademika IAIN Pekalongan bisa melaksanakan kerja praktik atau penelitian di Rutan Batang.

“Dengan adanya MoU dengan IAIN Pekalongan, kami sangat terbantu, khususnya dalam penyelenggaraan pembinaan keagamaan bagi WBP,” ujar Kepala Rutan Batang, Yusup Gunawan.

Nantinya, hasil keterampilan berupa gantungan kunci akan dipajang di ruang kunjungan. “Harapan kami, hasil karya keterampilan WBP bisa dijual kepada pengunjung,” harap Yusup.

Advertisements